Minggu, 02 Januari 2011

Tips merawat Notebook atau Laptop supaya awet

Notebook sekarang ini menjadi barang yang kelihatannya sudah “wajib” dimiliki terutama untuk para pebisnis dan mahasiswa. Popularitas notebook belakangan ini meningkat apalagi harga yang sekarang lebih terjangkau dibanding 2 tahun terakhir. Dengan dana 5-6 juta-an, kita sudah bisa memiliki notebook dengan spesifikasi yang cukup memadai, sekedar untuk penggunaan program seperti word, excell, powerpoint & aplikasi corel Draw dan photoshop juga bisa (*asal tambah memory-nya) meskipun ngak cepet-cepet amat. Biasanya NB tsb juga sudah ada yang dipaket dengan cardreader, webcam dan pastinya CDRW atau DVDRW. Merek terkenal seperti HP, Acer, Toshiba banyak tersedia di level ini. Atau kalau mau nyari yang rada kencengan, tambah dikit dananya bisa dapet yg sudah pake core duo meski tanpa windows, atau cari yang BM saja (*kalau ingin plus windows ori, tapi resiko tanggung sendiri ! ).
Namun entah karena penjualannya sudah kebanyakan atau memang ngak care, umumnya konsumen ngak dikasih tau (klo ngak cerewet) tentang tips cara menggunakan dan merawat notebook/laptop agar lebih awet. Hanya sekedar ingin berbagi sedikit yang saya tahu, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh pengguna :

TIPS MERAWAT NOTEBOOK/LAPTOP :

1. Jika kita tidak pake UPS, lebih baik baterai laptop tidak dilepas.

    Notebook lebih rentan terhadap loncatan arus yang tiba-tiba seperti bila terjadi
    konsleting, mati listrik mendadak dll dibandingkan dengan komputer desktop.
    Umumnya banyak kasus kerusakan motherboard karena hal ini, dengan kondisi
    laptop layarnya ngeblank, mati total dll.
   
    Tapi hati2 juga kalau baterai tetap terpasang, usahakan tdk over charge terlalu
    lama karena selain bikin baterai cepat ngedrop juga bisa mengakibatkan NB jadi
    overheat dan ini fatal sekali karena bisa memicu kerusakan pada motherboard
    (harganya sktr 1,5-2 jt) serta memicu panas pada harddisk.
    (kayak yg repot banget ya punya laptop hehe.. makanya mending beli UPS!)

2. Pastikan arus masuk dari kabel adaptor ke notebook, setelah kabel power
    (yang ke listrik AC) tersambung terlebih dulu
    SKEMA : kabel power adaptor masuk dulu ke listrik AC, baru ke laptop

    Kelihatannya sepele, namun kerusakan seperti pada point 1 juga bisa terjadi
    karena hal ini. Umumnya pada saat kita masukan kabel power ke listrik dirumah,
    kita tidak memperhatikan munculnya percikan api, sementara kabel adaptor
    sudah disambungkan ke laptop, hal inilah yang kadang memicu timbulnya
    kerusakan motherboard. Dibeberapa merek ada yang mengakibatkan
    laptop terus me-restart padahal sudah di shutdown (jika batere terpasang),
    atau meminta password factory default (beberapa kasus terjadi di merk toshiba,
    biaya reset password saja hingga 500 ribu!! ) dll.

3. Hati-hati terhadap cara pemakaian baterai notebook/laptop

   Jangan serem dulu !!…hanya sekedar berhati-hati karena harga baterai original
   lumayan mahal (+ Rp 1 jt – 1,5 jt). Baterai notebook terbuat dari Lithium Ion
   dimana penggunaannya tidak boleh sampai habis sekali dan tidak boleh over
   charge (bisa mengakibatkan cepat ngedrop selain dapat mengakibatkan laptop
    jadi overheat). Baiknya baterai di-charge jika mendekati 10%-20% dan bila sudah
   penuh cabut saja kabel adaptor yang terhubung ke notebook.

   Bila notebook tidak dipakai untuk jangka waktu yang lama maka sebaiknya
   baterainya dilepas dulu. Namun perlu diperhatikan ada beberapa kasus baterai
   yang tidak dipakai sama sekali (karena ingin awet dibiarkan hingga 6 bulan tidak
   dipakai) malah jadi rusak. Sekedar tambahan info yang saya dapatkan, baterai
   Lithium Ion adalah liquid tidak seperti lithium polimer (*contoh baterai HP) yang
   merupakan baterai kering, sehingga bila tidak dipakai lama, baterai akan menjadi
   kering/beku.

Lakukan kalibrasi baterai notebook
   Agar kondisi baterai tetap bagus dan display indikatornya akurat sesekali lakukan
   kalibrasi 1-2 bulan sekali (jangan terlalu sering) yaitu dengan cara charge baterai
   hingga penuh dimana kondisi laptop dimatikan. Kemudian nyalakan laptop, tapi
   pada posisi safe mode (tekan tombol F8 begitu dinyalakan), dan biarkan
   laptop terus menyala hingga baterainya habis (mati dengan sendirinya). Tips ini
   dapat dilakukan juga untuk mengecek baterai notebook bila kita ingin
   memastikan apakah baterai benar-benar ngedrop atau tidak.

4. Jangan simpan laptop diatas kasur atau bantal

   Jaga kelancaran sirklulasi udara pada notebook/laptop, lihat bagian bawah
   notebook anda. umumnya pada merek yang beredar, kipas selalu ditempatkan
   di bagian bawah. Jadi bisa dibayangkan jika notebook disimpan diatas kasur
   atau bantal, akan menghalangi sirkulasi udara masuk dan keluar guna
   mendinginkan suhu laptop, hal ini dapat berakibat fatal (*serius!), notebook
   jadi overheat yg mengakibatkan motherboard + processornya bisa terbakar.

5. Gunakan protector untuk layar LCD & keyboard notebook

   Bila kita termasuk orang yg agak sedikit kurang hati-hati (baca jorok). sebaiknya
   sekalian lindungi layar LCD notebook dengan screen protector untuk menjaga
   dari goresan2 karena ini tidak bisa diperbaiki. Lindungi juga keyboard misal dari
   tumpahan kopi, percikan air, tangan yang berminyak (tombol keyboard jadi hilang
   hurufnya dan terlihat mengkilap dibeberapa bagian -- ganti keyboard sekitar
   400 ribu tergantung merk laptopnya)

   Bila tidak sengaja keyboard kita ketumpahan air, segera balikan laptop (dengan
   posisi agar air dapat jatuh keluar), matikan arus listrik yang masuk ke laptop dan
   lepaskan baterainya (jika sebelumnya terpasang), keringkan dengan hairdryer &
   pastikan kondisi komponennya telah kering bila laptop akan dinyalakan kembali.
   (Bila anda ragu2 minta bantuan saja ke service centernya)

6. Hati-hati ! jangan menaruh beban di atas layar monitor
   
    Layar notebook merupakan bagian yg cukup rawan karena merupakan liquid,
    maka mekipun pada posisi notebook tertutup, hindari adanya beban yg bisa
    menekan layar seperti buku, adaptor dll yang biasanya tanpa sadar kita lakukan
    terutama saat laptop di simpan dalam tas. Hal inilah yg dapat menyebabkan
    layar LCD muncul garis2, titik2 warna yg mencolok, bercak seperti jamuran
    karena adanya dead pixel pada LCD.

7. Hati2 klo pake modem speedy ato kabel LAN di laptop
   
    Maksudnya adalah bila kita pengguna speedy yg menggunakan koneksi dr
    modem via kabel LAN, yg perlu diperhatikan adalah :

    a. Jangan menggunakan dudukan laptop yg bisa diputar dsb, usahakan
    posisi NB tidak berubah posisi saat menggunakan LAN, hal ini untuk
    menghindarkan goyahnya posisi port LAN di notebook
akibat pergeseran
    kabel yg sedang terpasang di laptop.

    b. Bila kondisi pemasangan kabel LAN di NB sering di lepas pasang, perlu
    HATI2 !!, karena umumnya tanpa kita sadari, seringnya di lepas pasang tsb
    lama kelamaan posisi ujung kabel RJ 45 (kabel LAN) tdk terpasang/terkunci
    sempurna di NB kita (tdk ada suara klik,posisi agak mengendur/mudah lepas)
    Dan bila kita terus paksakan kondisi tsb, secara otomatis cara pasangnya
    juga lama kelamaan jadi tdk benar (akan dipaksakan), hal inilah yg akan
    mengakibatkan rusaknya port LAN card yg ada di Notebook.

    Nah disini repotnya, klo port LAN NB-nya rusak, masih mending klo bisa
    diservice biasa...
nah klo mesti ganti MB-nya  (biasanya service center akan
    menyarankan untuk replace system board = yg artinya : ganti mainboardnya!!
    bisa kena 1-1,5jt)
   
    Untuk menghindarinya
: paling gampang, tuker posisi ujung kabel yg biasa
    kita pake untuk NB dengan yg biasa terpasang pada modem, bila dirasa ujung
    kabel jadi agak susah terpasang di NB. Tapi yg paling bagus ya..mending ganti
    ujung kabel LAN-nya, paling mahal cmn 5 rb perak.
8. Hati2 Saat membuka atau menutup Laptop
    Beban yang sangat besar sebetulnya terletak pada engsel laptop. Bila anda
    terlalu kencang saat membuka dan menutup laptop, tekanan yang berlebihan
    akan mengakibatkan engselnya patah. ngak lucu klo gara-gara kesalahan kecil
    ini anda harus menganti satu blok cassing atas notebook dengan harga kisaran
    350rb-600rb :)
      Semoga dapat bermanfaat…
◄ Newer Post Older Post ►