Rabu, 12 Januari 2011

Punya Harta kita akan menjaganya, Punya Ilmu , Ilmu yang menjaga kita

Teringat dengan kejadian yang pernah dialami oleh nabi sulaiman as. Saat itu beliau pernah ditawarkan 2 pilihan oleh Allah Swt untuknya. Pilihan pertama ilmu dan yang kedua harta yang melimpah. Namun dengan penuh keyakinan, nabi sulaiman pun memilih ilmu daripada harta. Mengapa beliau memilih ilmu, bukan harta. Padahal sudah jelas bahwa jika ia memilih harta, maka sudah dijamin kehidupannya akan berkecukupan. Apa pun yang diinginkan akan mudah terpenuhi saat itu juga.
Namun Nabi sulaiman memberikan alasan mengapa ia memilih harta. Menurut beliau bila aku diberi harta yang banyak oleh-Mu sehingga hidupku akan selalu enak,. Harta tersebut seiring berjalannya waktu akan meninggalkanku begitu saja. Karena dengan harta yang banyak tanpa diiringi ilmu yang aku miliki, pastilah harta tersebut akan habis. Entah dengan cara apa pun itu. Berbeda bila aku memilih ilmu. Walaupun tanpa memiliki harta yang berlimpah, harta tersebut akan datang dengan sendirinya sesuai dengan ilmu yang aku miliki. Sehingga kedua hal tersebut dapat kumiliki.

Harus diakui oleh kita pentingnya keberadaa ilmu bagi kehidupan kita. Bahkan, ayat pertama yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad saat itu ialah ayat yang berisi perintah untuk membaca. Secara implicit ayat tersebut memerintahkan kepada umat manusia untuk memiliki ilmu. Apa pun ilmu itu, dan melalui media apa pun ia diperoleh.
Terkadang banyak orang yang beranggapan bahwa membaca merupakan cara untuk memperoleh ilmu. Namun tidak hanya dengan cara itu saja, banyak hal yang dapat dilakukan agar kita berilmu. Mengamati, merenung, mencari tahu atas fenomena yang terjadi juga merupakan jalan untuk memiliki ilmu. Tanpa harus sepanjang hari berada didepan buku saja. Walaupun memang banyak ilmu yang harus diketahui dengan cara membaca buku.
◄ Newer Post Older Post ►