Rabu, 22 Juli 2009

TELESKOP LUAR ANGKASA

PERNAH mendengar tentang TEROPONG BINTANG ? (baca disini) Nah dengan teropong bintang kita bisa mengamat benda-benda angkasa. Namun Teropong bintang masih mendapat ”gangguan” dari kondisi atmosfir bumi, seperti mendung, atau bias cahaya lampu di perkotaan. Bagaimana cara manusia mengatasi hal ini?

Selain membangun teleskop raksasa di puncak-puncak gunung, manusia juga akhirnya membangun teleskop satelit yang mengorbit bumi. Teleskop ini dinamai HUBBLE (untuk mengenang astronom dunia Edwin Hubble). Teleskop Hubble dibangun selama 20 tahun sejak 1970 hingga peluncurannya pada 25 April 1990.

Hubble2Hubble mengorbit pada ketinggian 375 mil ( 603 km) dari permukaan bumi. Dari ketinggian tersebut hubble dapat ”bebas” mengambil gambar obyek di angkasa tanpa ”gangguan”. Kemampuan ”menangkap” gambar juga 10 kali lebih baik dari teleksop yang ada di bumi

Hubble seperti halnya satelit, berukuran sebesar bus kecil (metromini) dengan berat 11 ton, tidak memiliki awak, semua dikendalikan di bumi, di Goddard Space Flight Center, di Greenbelt, Md. Setiap gambar di tangkap oleh ”kamera”, seperti halnya kamera digital kamu, dan ”dikirim” ke bumi. Dalam satu hari hubble mengirimkan data 3 – 5 GB (gigabytes) ke bumi. Ingin lihat foto-foto hasil jepretan HUBBLE ada disini.

moon_99_02_23_southOh ya saat ini juga masih terus digagas pembuatan teleskop yang lebih baik lagi yaitu yang ditempatkan di bulan. Wah jika itu terwujud, ”jendela” umat manusia di bumi akan semakin terbuka lebar, manusia akan semakin dalam memecahkan berbagai misteri alam semesta ini.***

(dari berbagai sumber)
◄ Newer Post Older Post ►