Sabtu, 31 Desember 2011

BAKTI PROFESI: PENGENALAN AMPAS KOPI DAN JERAMI SEBAGAI PUPUK ORGANIK


Pupuk dan pemupukan sebenarnya suatu hal yang tidak asing lagi bagi petani. Umunya petani telah memberikan pupuk kepada tanamannya dengan cara yang diketahuinya. Namun, hasil pemupukan tersebut belum tentu baik seperti yang diharapkan. Oleh karena itu, perlu kiranya petani mengenal pupuk lebih jauh dan benar.

MANFAAT PUPUK ORGANIK
Adapun  manfaat  dari pupuk ampas kopi adalah: sebagai penghasil mineral, sebagai penghasil karbohidrat, melepas nitrogen yang baik untuk tanaman, menetralkan pH tanah jika terlalu basa (kopi bersifat acidic yang dapat menurunkan kadar pH). Adapun manfaat pupuk dari jerami adalah : menggemburkan tanah, menghasilkan unsur makro dan mikro tanah, merangsang pertumbuhan yang cepat dan meningkatkan produksi. Adapun cara membuatnya adalah :

1.      Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan untuk pembuatan pupuk organik dari ampas kopi dan jerami adalah karung goni, sarung tangan dan terpal. Bahan yang digunakan adalah ampas kopi, jerami, tepung kerabang, dedak, gula, sekam, EM4, dan air.
Bahan untuk pupuk dari ampas kopi

Bahan untuk pupuk dari jerami


2.      Cara kerja
Cara pembuatan pupuk organik dari ampas  kopi
a.       Dibentangkan goni yang sudah disediakan
b.      Diambil 5 kg ampas kopi, lalu dituang di atas karung goni yang sudah disiapkan
c.       Kemudian dicampurkan ampas kopi dengan dedak secara merata
d.      Ditambahkan tepung kerabang dan dua sendok makan gula lalu diaduk kembali hingga merata
e.       Setelah selesai, pupuk ampas kopi siap untuk digunakan sebagai pupuk organik.

Cara Pembuatan Pupuk Organik dari Jerami
a.       Dilarutkan EM4, gula, air
b.      Jerami yang telah dipotong-potong, dedak, sekam  dicampur merata
c.       Dimasukkan kedalam karung dan ditumpuk setinggi 15-20 cm
d.      Suhu tumpukan antara 40-50oC
e.       Proses fermentasi berlangsung sekitar 4-7 hari
f.       Setelah menjadi bokashi, karung dapat dibuka.
g.      Bokasi dapat digunakan sebagai pupuk.



Sumber: Bakti Profesi Mahasiswa Jurusan Pertanian Unsyiah Angkatan 2008 dengan Dua Tempat yang Berbeda, Tempat Pertama Beranggotakan Fahkrurrazi, Susi Frihafni, Halimatussakdiah, Irhamna dan di Tempat Kedua Beranggotakan Ramli Hamdani, Teuku Bahtiar, Maqfiratun, Mudasir, Khalid Haris.

CARA MENDAPATKAN BANTUAN ALSINTAN DARI PEMERINTAH


Pada dasarnya alsintan adalah merupakan alat dan mesin pertanian yang digunakan oleh petani untuk mengolah tanah dan hasil pertanian. Sebagian besar petani memperoleh alat dan mesin pertanian tersebut dari pemerintah dan sumber lainnya, tetapi tidak sedikit juga para petani atau pengelola alat dan mesin tersebut dari pembelian pribadi.

Terhadap alat dan mesin pertanian yang diperoleh dari bantuan pemerintah, secara umum harus melalui proses atau prosedur sebagai berikut :

1.      Mengajukan proposal atas nama kelompok tani/gabungan kelompok tani dan ditujukan kepada instansi terkait (dalam hal ini Dinas Pertanian).
2.      Dinas terkait mencatat/merekap proposal untuk diagendakan selanjutnya.
3.     Dinas terkait mengajukan program/kegiatan untuk tahun selanjutnya terhadap berbagai sumber dana.
4.      Apabila diusulan program tersebut tertampung menurut kemampuan sumber dana, maka pendistribusiannya akan diatur kemudian.
5.      Dinas terkait mempertimbangkan proposal yang diajukan kelompok tani/gabungan kelompok tani menurut masa/waktu pengajuannya.
6.      Sebelum alsintan di akomodir untuk kelompok sasaran terlebih dahulu tim teknis meninjau lokasi yang didasarkan pada kebutuhan dan kelayakan wilayah yang disertai dengan identitas CP/CL.
7.      Apabila semua kriteria terpenuhi, Dinas terkait akan mengakomodir/mengalokasikan alsintan dengan membuat Surat Perjanjian Kerjasama Operasional (SPKO) yang ditandatangani oleh pihak Dinas terkait bersama kelompok calon penerima.
8.      Kelompok calon penerima berhak melunasi semua kewajiban-kewajiban sesuai yang tersebut dalam SPKO yang merupakan kekuatan hukum yang tidak terpisahkan.
9.      Terakhir akan di buat surat Berita Acara Serah Terima Barang yang di tandatangani oleh Pihak Pertama dari pihak Instansi dan Pihak Kedua dari pihak Kelompok Tani.

Sumber: Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pidie, Nanggroe Aceh Darussalam

Jumat, 30 Desember 2011

"Cium aku, kalau tidak kulepas!" (Sebuah Lelucon)

Seorang gadis jatuh dari lantai 40. Di lantai 35, seorang pria menangkapnya sambil berkata, "Peluk aku, kalau tidak akan kulepaskan!"

Gadis: "Tidak mau!"

Pria itu melepaskan si gadis.

Di lantai 30, gadis ini kembali ditangkap seorang pria sambil berkata, "Cium aku, kalau tidak kulepas!"

Gadis: "Tidak mau!"

Pria inipun melepaskannya.

Sebelum terhempas di lantai dasar, bersyukur gadis ini akhirnya ditangkap oleh pria lain saat tiba di lantai 5.

Takut akan dijatuhkan lagi, tanpa diminta si gadis berkata: "Ok! Aku akan memeluk dan menciummu!"

Si pria mendadak melepaskan gadis tersebut sambil berkata: "Astaghfirullah! Na'udzubillahi min dzalik."

~*

Sudah jatuh, tertimpa tangga. Itu ungkapan biasa yang sering kita dengar. Disini mungkin ungkapannya kurang lebih hampir sama, tapi mengandung sesuatu hal yang lebih 'berat', kalau boleh dibilang berakibat lebih fatal tidak sekedar tertimpa tangga lagi, tetapi lebih dari sekedar itu.

Tidak hanya jatuh dan mungkin saja cacat atau bahkan tewas, dalam cerita tersebut sang gadis dalam kesialannya masih mendapatkan sebuah doa (prasangka) buruk. Mungkin entah karena terlalu banyak berpikir atau terlalu bernafsu untuk mendapatkan hal yang lebih (meskipun dengan memaksakan diri tanpa mempertimbangkan hal lain yang lebih urgent), sang gadis melewatkan begitu saja kesempatan yang ada yang jelas-jelas di depan mata. Padahal kemampuannya bertolak belakang dalam cerita tersebut.

Bagaimana sang gadis diberikan 3 kesempatan dan memutuskan dengan melewatkan kesempatan pertama dan kedua begitu saja. Dan kesempatan ketiga adalah bumerang dari 2 kesempatan yang ia telah ia lewatkan sebelumnya. Masalah sang gadis sebenarnya adalah dirinya sendiri. Bagaimana sang gadis mengendalikan dirinya sendiri, itulah kuncinya. Tapi tidak demikian halnya yang terjadi dengan sang gadis tersebut.

Kita telah mengetahui, bagaimana sang gadis yang sebetulnya bisa survive dan menikmati hidupnya harus mengalami hal menyedihkan yang berakibat bahkan berlipat dari yang seharusnya. Bukan disebabkan karena orang lain atau musuh sang gadis sendiri, tetapi oleh perbuatan dan keputusannya sendiri yang salah dan dangkal.

Lalu, bagaimana seharusnya sang gadis bersikap di awal-awal cerita? Tanyakan kepada "hati" anda, disitu anda akan menemukan jawabannya...
^^

If you don't know where you are going, any road will take you nowhere ~Henry Kissinger

..


Kamis, 29 Desember 2011

MOL (MICRO ORGANISME LOCAL)


MOL (Micro Organisme Local) adalah pupuk organik yang berfungsi untuk memberikan makanan tambahan bagi pasukan pelapuk. Adapun bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan MOL adalah :

a.       1 liter air biasa
b.      Air cucian beras pertama
c.       Gula 3 sendok makan
d.      Buah-buahan yang manis, seperti pepaya

Cara Pembuatan:
1.      Buah-buahan yang manis dihancurkan (diblender) sampai rata kira-kira tinggal 50% dari jumlah air buah-buahan.
2.      Ditambahkan gula sebanyak 3 sendok dan air beras.
3.      Diaduk sampai rata, ditutup rapat dan disimpan di tempat yang tidak terkena matahari langsung.
4.      Setelah 7 hari maka MOL siap digunakan.

BAKTI PROFESI: SISTEM IRIGASI TETES SEDERHANA



Irigasi tetes adalah pemberian air secara perlahan di atas atau di bawah permukaan tanah dengan cara meneteskan air diatas permukaan, dibawah permukaan, penggelembungan, pemancar.

Penggunaan air dengan menggunakan sistem irigasi tetes pada tanaman budidaya dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air. Pemberian air yang cukup adalah hal yang paling utama yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Selain pemberian pupuk setiap tanaman mencoba mengabsobsi kadar air cukupnya dari tanah untuk pertumbuhan.

Manfaat Penggunaan Irigasi Tetes

·         Pemberian air pada tanaman bersamaan   dengan nutrisi atau zat hara yang telahdicampur akan lebih efektif.
·         Irigasi tetes tidak memerlukan lahan yang luas untuk pemasangan sarananya
·         Tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak.
Cara membuat irigasi tetes adalah sebagai  berikut :

1.      Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang digunakan adalah pipa PVC diameter 1/2, pipa bis warna hitam, lem pipa, penyambung pipa, tangki/drum, kran.


2.      Cara Membuat
a.       Disiapkan pipa pvc ukuran ½ 5 batang.
b.      Lubangi pipa pvc seukuran pipa bis dengan jarak setiap lubang 28 cm.
c.       Dipotong pipa bis sepanjang 40 cm.
d.      Di masukkan pipa bis kedalam lubang pipa pvc.
e.       Di lem lubang pipa bersama dengan pipa bis.
f.       Dirakit Rangkaian pipa pvc dan pipa bis pada tanaman.
g.      Pipa tersebut di sambung dengan pipa lain yang  menyatu dengan tangki air.
h.      Tambahkan sambungan kran di pipanya.
i.        Dihidupkan pompa sehingga air dari tangki mengalir ke pipa dan dapat menyiram tanaman.

Lampiran:






















































Sumber: Bakti Profesi Mahasiswa Jurusan Teknik Pertanian Unsyiah Angkatan 2008 yang Beranggotakan Rizky Munandar, Jusdi S Berutu, Izza Nazila, Sri Purnama Sari, Hilda Vebrina.

Unik gan, Melukis langit dengan Pesawat yang Menakjubkan

Pesawat dalam hal ini pesawat tempur adalah pesawat dengan berbagai kecanggihan teknologinya, ini juga yang dimiliki kebanyakan pesawat militer adalah pemancar suar, yaitu sebuah bentuk perlindungan diri dari serangan musuh yang menciptakan lukisan udara yang indah.. seperti foto-foto dibawah ini.




































Best of the Best
 

10 Spesies Kadal Paling Unik dan Mengerikan

Kadal adalah reptil unik dengan kemampuan adaptasi yang luar biasa, di banyak tempat terutama di daerah dengan cuaca dengan panas yang ekstrem banyak kita jumpai spesies kadal dengan bermacam-macam bentuk, juga mekanisme adaptasi dan pertahanan yang luar biasa mengagumkan... dan berikut ini adalah 10 Spesies kadal yang paling aneh dan menyeramkan

10. Phrynocephalus

Juga disebut Toadhead Agama, kadal kecil yang tinggal di gurun ini menunjukkan beberapa perilaku anehnya. Mereka berkomunikasi satu sama lain dengan mneurunkan dan menaikkan ekor mereka, tubuh mereka bergetar saat mengubur dirinya sendiri dengan cepat di pasir dan akan menakut-nakuti predator dengan tampangnya yang aneh sekaligus sangar, mulut yang berwarna-warni, terlihat di sini.

9. Brookesia minima

Bunglon adalah reptil yang sangat unik ,dengan jari kaki mereka menyatu menjadi seperti penjepit lobster , ekor mereka dapat memegang, mereka mengekspresikan suasana hati mereka dengan mengubah warna, teropong seperti bola mata mereka bergerak secara independen satu sama lain dan lidah panjang mereka bisa diluncurkan pada masa serangga seperti senapan harpun . Yang Tidak biasa dari jenis bunglon, adalah Brookesia minima, bunglon kurcaci daun, yang menjadi salah satu reptil terkecil yang pernah ditemukan manusia.

8. Phrynosoma


Kadal ini berjuluk "kodok bertanduk", tubuh gemuk meliputi tanduk pelindung yang tebal dan duri. Mendiami lahan kering, lingkungan berpasir, mereka makan semut dan yang mengagumkan membanggakan salah satu mekanisme yang paling mengerikan pada perthanan alam , ketika ketakutan, beberapa spesies dapat mengalirkan tekanan darah di kepala mereka sampai pembuluh kecil di sekitar mata mereka pecah, menyemprotkan aliran darah kepada si penyerang. kemungkinan sejenis darah yang asam ini diambil dari asam pada semut, memungkinkan mamalia predator tahu bahwa menyerang kadal gemuk ini hanya membuang-buang waktu mereka. namun Sayangnya, burung tidak terlalu perduli dengan semprotan kecut ini

7. Moloch horridus


Meskipun sama sekali tidak berhubungan dengan kodok bertanduk, atau kadal "setan berduri" ,"moloch" telah mengembangkan banyak karakteristik yang sama dalam menanggapi lingkungan padang pasir, termasuk badan berduri, kamuflase berpasir dan diet dengan mengkonsumsi semut . Duri mereka membuat kadal ini agak sulit untuk ditelan oleh sang predator,

6. Hydrosaurus pustulatus

Melihat seperti merangkak langsung dari zaman Permian, kadal sailfin Filipina adalah omnivora amfibi pemakan buah-buahan, kacang-kacangan dan mangsa serangga kecil lainnya di dekat sungai tropis. Jari-jari kaki mereka diratakan memungkinkan spesimen kecil untuk melarikan diri predator dengan berjalan di atas air, suatu sifat yang juga dimiliki dengan kadal "Basilisk" atau kadal "JEsus".jantan dewasa yang dikenal mempunyai warna biru yang indah, merah atau bahkan pola warna ungu, yang dapat Anda lihat di sini:

5. Amblyrhynchus cristatus

Iguana laut kepulauan Galapagos ini membanggakan gaya hidup yang tidak dimiliki oleh reptil lain; seperti penguin atau singa laut, mereka menghabiskan seluruh hidup mereka di garis pantai, menyelam ke dalam air untuk makanan mereka. Charles Darwin dikenal jijik oleh hewan-hewan ini ketika ia pertama kali menemukannya, dan menyebut kadal ini dengan julukan "“imps of darkness.”

4. Tokek Terbang

Banyak tokek memiliki kemampuan luar biasa untuk berlari pada permukaan apapun - bahkan kaca yang halus - berkat cabang mikroskopis pada kulit jari kaki mereka, velcro seperti bahan pada tingkat molekuler. Tokek terbang menggunakan kaki berselaput, ekor luas dan kepakan kulit untuk meluncur dari pohon ke pohon, seperti tupai terbang .

3. Heloderma suspectum

hampir mirip dengan "kadal manik-manik," Gila Monster pernah diakui sebagai salah satu kadal di dunia dengan gigitan berbisa, memberikan neurotoksin yang menyakitkan melalui alur gigi tajam ang kecil, Kita sekarang tahu bahwa kadal lain ada juga yang memiliki bisa,meski dengan racun ringan, dan kadal "GIla Monster" masih yang paling beracun

2. Bipes biporus

Kadal tikus meksiko atau "baja Worm" secara teknis bukan kadal ataupun ular, tapi Amphisbaenian.Reptil aneh ini umumnya mempunyai anggota badan yang kurang pada penglihatan, menghabiskan seluruh hidup mereka bawah tanah di mana mereka berburu cacing dan serangga.B. biporus ini cukup aneh, karena memiliki 2 kaki depan dengan cakar keil namun tidak memiliki kaki belakang

1.Varanus komodoensis


Komodo adalah kadal karnivora terbesar yang masih hidup saat ini , kadang-kadang mencapai hampir sepuluh meter panjangnya. Meskipun banyak dari makanan mereka bangkai busuk, mereka juga akan mengejar mangsa hidup yang besar seperti rusa untuk memberikan satu gigitan, setelah itu mereka hanya perlu menunggu saat korban mulai kehilangan darah dan terkena infeksi.Berkat pola makan bangkai , air liur mereka cukup kaya dengan bakteri serius yang bisa melemahkan mangsa, dan studi terbaru menunjukkan bahwa mereka juga memiliki racun.Selain itu, naga asli Indonesia ini dapat mengendurkan rahang mereka, meregangkan leher mereka dan mengeluarkan pelumas lendir berwarna merahuntuk menelan mayat secara utuh...

Rabu, 28 Desember 2011

PPC (PUPUK PELENGKAP CAIR)


PPC (Pupuk Pelengkap Cair) adalah pupuk cair yang berfungsi sebagai pupuk pelengkap yang member nutrisi lebih pada daun dan batang. PPC ramah akan lingkungan karena tidak mencemari lingkungan bahkan dapat member efek positif bagi musuh alami. Adapun bahan-bahan yang digunakan untuk membuat PPC adalah:

Bahan:
1.      Kotoran hewan (kohe) 30 kg
2.      Urine sapi 20 liter
3.      Air kelapa
4.      Buah-buahan busuk
5.      Pelepah keladi
6.      MOL 2 liter

Alat:
1.      Drum plastik
2.      Plastik
3.      Tali karet

Cara Pembuatan:
1.      Bahan-bahan dimasukkan ke dalam drum plastik,  lalu diaduk, lalu ditutup dengan plastik dan diikat dengan tali karet dan dibiarkan satu malam. Keesokan harinya tutup dibuka, diaduk dan kembali ditutup. Demikian juga besoknya: dibuka, diaduk dan ditutup kembali.
(catatan: pada 3 hari pertama jangan lupa membuka drum setiap 24 jam, kalau tidak dikuatirkan drum tersebut bisa meledak).
2.      Setelah itu campuran didalam drum ini dibiarkan dalam keadaan tertutup (difermentasi) selama 1 minggu (7 hari).
3.      Setelah seminggu maka PPC telah dihasilkan, bila belum, masih bisa dilanjutkan dalam keadaan tertutup.
4.      Tanda-tanda PPC telah berhasil tercipta antara lain adalah bila pelepah keladi sudah tidak terlihat terapung lagi dan sudah tercampur dengan homogen (baik).

ISTILAH - ISTILAH DALAM ILMU TANAH


Absorpsi, aktif  = Pergerakan ion-ion dan air ke dalam akar tanaman sebagai hasil prosesproses
metabolisme oleh akar, dan seringkali melawan gradien aktifitas.

Absorpsi, pasif =  Pergerakan ion-ion dan air ke dalam akar tanaman sebagai hasil difusi
sepanjang gradien aktifitas.

Absorptansi = Rasio flux radian yang diserap oleh tubuh pada saat kejadian. Sering juga
disebut faktor absorpsi.

Untuk selengkapnya DOWNLOAD SAJA DISINI, karena masih banyak istilah-istilah lain dalam Ilmu Tanah. Gratis kok ^_^ 

MULSA


Di bidang agricultural dan gardening, mulsa (mulch) adalah pelindung yang ditempatkan di atas tanah untuk mempertahankan kelembaban, mengurangi erosi, menyediakan nutrisi, dan menekan pertumbuhan gulma dan perkecambahan benih. Mulsa di kebun dan landscaping itu meniru perilaku daun yang menutupi tanah di hutan.

Plastik mulsa adalah produk yang digunakan untuk tujuan mulsa (mulch) untuk menekan gulma dan menghemat air dalam produksi tanaman dan landscaping. Plastik mulsa tertentu juga bertindak sebagai penghalang untuk menjaga metil bromida, baik fumigan yang kuat dan ozon depleter, di dalam tanah. Tanaman tumbuh melalui celah atau lubang di terpal plastik tipis. Plastik mulsa sering digunakan dalam hubungannya dengan irigasi tetes.

Beberapa penelitian telah dilakukan dengan menggunakan warna yang berbeda dari mulsa untuk mempengaruhi pertumbuhan tanaman. Metode ini dominan dalam skala besar sayuran berkembang, dengan jutaan hektar ditanam di bawah plastik mulsa di seluruh dunia setiap tahun. Satu problema yang ditemukan, pembuangan plastik mulsa dinyatakan sebagai masalah lingkungan hidup. Namun, sudah ada teknologi untuk mendaur ulang plastik mulsa untuk digunakan/ dibuang ke dalam resin plastik yang masih layak untuk digunakan kembali dalam industri manufaktur plastik.

Keuntungan menggunakan plastik mulsa:
1.      Meningkatkan kesuburan tanah karena menambah bahan organik.
2.      Meningkatkan peresapan air.
3.      Mengurangi erosi.
4.      Meningkatkan kehidupan jasad mikro dan makro di dalam tanah.
5.      Meningkatkan kelembaban tanah.

Adapun kerugian penggunaan plastik mulsa adalah dari sisi adanya biaya tambahan untuk instalasi plastik pada tanah, juga kesulitan dalam mengolah limbah plastiknya. Hal ini dapat berefek samping pada lingkungan.

Perlu diketahui bahwa pemilihan warna pada plastik mulsa berpengaruh pada:
1.      Suhu tanah.
2.      Suhu udara sekitar tanaman.
3.      Salinitas tanah karena sedikitnya air yang digunakan, berkurangnya penguapan dan berkurangnya gerakan air di atas tanah. Jika plastik transparan yang digunakan, maka dapat menyimpan banyak garam di tanah. Jika plastik hitam yang digunakan, maka dapat mengurangi perpindahan air dan garam.
4.      Mengatur tumbuhnya gulma, maka plastik hitam yang digunakan.
5.      Untuk mengatur (menarik datangnya) serangga, maka plastik berwarna keemasan yang digunakan.

Cara pemilihan mulsa dari sisi warna dan ketebalan
1.      Musim hujan : mulsa berlubang
2.      Buah-buahan dan perkebunan : mulsa tebal
3.      Tanah yang terkena sinar matahari (soil solarisation) : plastik transparan yang tipis
4.      Untuk mengurangi gulma melalui solarisation : plastik transparan
5.      Gulma kontrol di tanah crop : plastik hitam
6.      Tanah berpasir : plastik hitam
7.      Air asin yang digunakan : plastik hitam
8.      Musim panas di tanah crop : plastik putih
9.      Menolak serangga : plastik warna perak
10.  Awal perkecambahan : plastik tipis.

BAKTI PROFESI: ALAT TANAM SEDERHANA TANAMAN VERTIKULTUR


Vertikultur dapat diartikan sebagai teknik budidaya tanaman secara vertikal sehingga penanaman dilakukan secara bertingkat. Teknik budidaya ini tidak memerlukan lahan yang luas, bahkan dapat dilakukan pada rumah yang tidak memiliki halaman sekalipun. Pemanfaatan teknik vertikultur ini memungkinkan untuk berkebun dengan memanfaatkan tempat secara efisien.

Manfaat Alat Tanam Vertikultur
1.      Efisiensi penggunaan lahan
2.      Penghematan pemakaian pupuk dan pestisida,
3.      Kemungkinan tumbuhnya rumput dan gulma lebih kecil,
4.      Dapat dipindahkan dengan mudah karena tanaman diletakkan dalam wadah tertentu,
5.      Mempermudah monitoring/pemeliharaan tanaman, dan 
6.      Alatnya terbuat dari bahan alami ( bambu ), sehingga tidak menambah emisi sampah kimia.

Cara membuat alat tanam sederhana tanaman vertikultur adalah  sebagai berikut.

1.      Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan untuk pembuatan alat tanam sederhana tanaman vertikultur ini antara lain adalah gergaji, pisau dan parang. Bahan yang digunakan adalah bambu, tali sabut, dan kertas pasir.


2.      Cara Pembuatan
a.       Disiapkan beberapa batang bambu yang sudah dipotong sekitar ± 2 m.
b.      Diukur sama panjangnya sehingga bambu tersebut kira-kira dapat dijadikan sebagai penopang rak atau bambu yang lain.
c.       Kulit bambu tersebut dibersihkan dengan menggunakan pisau ataupun parang.
d.      Setelah dibersihkan, bambu tersebut diamplas dengan menggunakan kertas pasir sehingga kelihatannya lebih halus.
e.       Bagian kaki-kakinya diikat dengan tali serabut ijuk dengan tujuan untuk menyatukan bambu tersebut.
f.       Diambilkan bambu yang lain kemudian dirakit  menjadi rak-rak tertentu.
g.      Setelah selesai dirakit, rak dari bambu siap ditanami oleh tanaman.
Lampiran :




Sumber: Bakti Profesi Mahasiswa Jurusan Teknik Pertanian Unsyiah Angkatan 2008 dengan Beranggotakan Teuku Fitriansyah, Edi Gunawan, Desi Wardani, Rachmi, Enda Yulina